Sabtu, 08 September 2012

budaya rasulan


BUDAYA RASULAN DI GUNUNGKIDUL
Kebudayaan merupakan suatu kultur yang merupakan hasil karya yang mewarnai dan memberikan keragaman di dalam masyarakat yang harus dilestarikan. Banyak budaya yang tetap harus dijaga dan dilestarikan di daerah gunungkdul seperti budaya rasulan, berbagai tarian (seperti tarian janggrung di semanu), reog dan jathilan gunungkidul, campursari maupun wayang kulit . Perlu suatu perhatian agar suatu kebudayaan tersebut tetap dapat bertahan di tengah era modernisasi dan globalisasi ini.
Budaya rasulan sendiri masih sangat akrab bagi masyarakat yang ada di Gunungkidul, salah satunya di desa, Paliyan, Planjan, Karangmojo, Tepus, Semanu, Playen dan di berbagai desa lainnya. Rasulan atau bersih desa merupakan wujud syukur dari masyarakat kepada Tuhan atas hasil panen yang mereka dapatkan. Dalam tradisi ini masyarakat biasanya banyak menggelar kegiatan kesenian atau pegelaran budaya seperti reog, jathilan wayang dsb. Budaya ini memberikan ikatan tersendiri bagi warga karena adanya ikatan persaudaraan dengan saling berkunjung, serta kuatnya kebersamaaan antar warga. Banyak nilai yang dapat kita ambil dari situ.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar