BUDAYA RASULAN DI GUNUNGKIDUL
Kebudayaan merupakan suatu kultur
yang merupakan hasil karya yang mewarnai dan memberikan keragaman di dalam
masyarakat yang harus dilestarikan. Banyak budaya yang tetap harus dijaga dan
dilestarikan di daerah gunungkdul seperti budaya rasulan, berbagai tarian
(seperti tarian janggrung di semanu), reog dan jathilan gunungkidul, campursari
maupun wayang kulit . Perlu suatu perhatian agar suatu kebudayaan tersebut
tetap dapat bertahan di tengah era modernisasi dan globalisasi ini.
Budaya rasulan sendiri masih sangat akrab bagi masyarakat
yang ada di Gunungkidul, salah satunya di desa, Paliyan, Planjan, Karangmojo,
Tepus, Semanu, Playen dan di berbagai desa lainnya. Rasulan atau bersih desa
merupakan wujud syukur dari masyarakat kepada Tuhan atas hasil panen yang
mereka dapatkan. Dalam tradisi ini masyarakat biasanya banyak menggelar
kegiatan kesenian atau pegelaran budaya seperti reog, jathilan wayang dsb.
Budaya ini memberikan ikatan tersendiri bagi warga karena adanya ikatan
persaudaraan dengan saling berkunjung, serta kuatnya kebersamaaan antar warga.
Banyak nilai yang dapat kita ambil dari situ.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar